Globalisasi... yang di dengungkan sejak awal tahun 2000 tetap disuarakan akan tetapi kadang kita tidak bisa merasakan secara langsung
Sekarang sejenak saja kita menghentikan rutinitas kita, iya sejenak hanya beberapa menit dari kegiatan yang biasa kita jalani...
Waktu sejenak itu kita pakai untuk berfikir mengenai kondisi disekitar kita, berapa banyak sekarang perushaan di Indonesia yang Direktur utamanya adalah warga negara asing kemudian kita alihkan pikiran kita ke petugas kebersihan dan keamanan sebuah perusahaan kira-kira warga negara mana ya...
Kekawatiran... sedikit merasuki otak dan pikiran akhir-akhir ini... Bagaimana generasi anak-anak kita nantinya.. apakah mereka bisa menjadi seorang "penentu" atau hanya sekedar "Pelaku" di dalam sebuah perubahan... Karena sekarang artis sinetron di TV pun walau tidak melihat/mengikuti judul sinetron di tanah air tapi sesekali saya perhatikan wajah-wajah asing banyak bermain di dalamnya... Dan yang jelas yang memiliki PH, studio, sutradaranya sepertinya bukan WNI...
Bukan antipati atau sirik apalagi benci... ini lebih kepada bicara peluang, dan semakin menyempitnya kesempatan... selain itu ketimpangan yang terjadi karena kita belum siap menghadapi globalisasi. Warga negara kitapun banyak yang bekerja di luar negeri tetapi posisi mereka bukan "Penentu" hanya sebagai "Pelaku" bahkan banyak yang menjadi korban...
Tulisan ini hanya sekedar menuangkan isi hati, tidak ada maksut menyakiti apalagi provokasi... sedikit berbagi dari hasil seminar Minggu pagi.. bekal untuk generasi mendatang adalah; kemampuan berkomunikasi tingkat internasional, memiliki ketrampilan dan kemampuan bekerjasama dengan siapapun...
salam kasih penuh cinta
Generasi garasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar